Khasiat dan Kegunaan Cengkeh Bagi Tubuh

 

Khasiat dan Kegunaan Cengkeh


Cengkeh yang dalam bahasa latin Syzygium aromaticum ini diduga berasal dari Indonesia yang saat ini banyak dibudidayakan di Amerika (Brasil, Haiti, Meksiko), Asia (India, Malaysia dan Sri Lanka) dan Afrika (Madagaskar, Kenya, Mauritus, Tanzania). Cengkeh dapat tumbuh optimal di daerah dengan ketinggian 0 – 1000 meter dengan curah hujan tahunan yang cocok untuk pertumbuhan cengkeh adalah 1500-2500 mm.

Cengkeh merupakan tumbuhan cemara berukuran kecil-sedang dengan tinggi tanaman dewasa 8-25 m. Tanaman cengkeh membentuk tajuk berukuran sedang, banyak cabang dan semi tegak. Daunnya halus dan gundul, dengan kelenjar minyak di bagian bawah permukaan daun.

Cengkeh merupakan tumbuhan berumah satu, bunga bersifat hermaprodit dan dapat membuahi sendiri. Tanaman mulai matang dan menunjukkan produktivitas pada umur 8-10 tahun setelah tanam. Buah matang pada 9 bulan setelah penyerbukan.

Di Indonesia, sentra budidaya dan produksi cengkeh tersebar antara lain di perkebunan rakyat di Sumatera, Jawa, Sulawesi dan pulau-pulau di Indonesia bagian timur. Di Sumatera, cengkeh dibudidayakan terutama di kebun masyarakat di Aceh, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau. Di Jawa sentra cengkeh adalah Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di Pulau Jawa, Jawa Timur merupakan penghasil cengkeh tertinggi. Cengkeh juga tumbuh di kebun masyarakat di Bali dan Nusa Tenggara Timur. Di Sulawesi, provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat merupakan penghasil utama cengkeh. Maluku dan Maluku Utara telah lama dikenal sebagai salah satu sentra cengkeh di Nusantara.

Semua bagian tanaman cengkeh, terutama daun dan bunganya beraroma harum. Cengkeh dikenal sebagai sumber senyawa fenolik seperti flavonoid, asam hidroksibenzoat, asam hidroksisinamat dan hidroksifenil propens. Eugenol merupakan senyawa bioaktif utama cengkeh, dimana konsentrasinya dapat mencapai 9.381.70 hingga 14.650 mg per 100 gram bahan tanaman segar. Kandungan eugenol diperkirakan 72-90%. Selain eugenol,minyak atsiri lainnya adalah asetil eugenol, betacaryophyllene dan vanillin, asam crategolic, tanin, asam galotanat, dan metil salisilat. Selain itu ada juga flavonoid eugenin, kaempferol, rhamnetin dan eugenitin. Kandungan lainnya adalah Triterpenoid seperti asam oleanolic.

Penggunaan Cengkeh

Kegunaan dan fungsi cengkeh telah banyak diberitakan, baik secara empiris maupun ilmiah. Cengkeh digunakan dalam bentuk segar, kering, bubuk, dan larutan ekstraksi dari bahan cengkeh. Pada umumnya masyarakat mengenal bunga kering cengkeh sebagai bahan baku rokok kretek. Bunga kering cengkeh juga digunakan dalam minuman dan pembuatan kue. Cengkeh dipanen langsung dari kebun dan dikeringkan dengan cara tradisional di bawah terik matahari.

Khasiat cengkeh untuk kesehatan antara lain membantu mengatasi dan mengobati sakit gigi, radang, mengatasi mual dan muntah, memperbaiki sistem pencernaan, dan meredakan batuk. Secara empiris, cengkeh juga digunakan sebagai obat penyakit kolera. Campuran cengkeh dengan herbal lain seperti adas, asam trengguli, pulasari, kencur dan daun blustru secara empiris digunakan untuk mengobati haid yang tidak teratur.

Untuk pemakaian luar, cengkeh digunakan untuk mengobati jerawat, menghilangkan noda pada kulit, mengobati campak dan merupakan sumber anti oksidan yang berguna dalam menjaga kesehatan wajah dan kulit. Cengkih juga dapat berperan sebagai antijamur dan anti bakteri. Minyak cengkeh bersama dengan komponen minyak herbal lainnya digunakan dalam aromaterapi. Cengkih juga dapat digunakan sebagai kondisioner dan mencegah rambut rontok. Untuk kegunaan lain, cengkeh berpotensi sebagai pengusir nyamuk.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini kami rangkum beberapa manfaat cengkeh untuk kesehatan dan kecantikan. Apa saja? Yuk, kita simak!

1. Melawan peradangan, minyak cengkeh dapat membantu meredakan peradangan pada mulut dan tenggorokan yang terkait dengan plak dan radang gusi.

2. Mengobati diabetes, cengkeh mengandung senyawa yang disebut dengan nigericin, yang diketahui dapat meningkatkan sekresi insulin dan kesehatan sel yang memproduksi insulin. Ini berarti cengkeh dapat menjaga kadar gula darah Anda saat dikonsumsi sebagai bagian dari diet seimbang.

3. Meningkatkan kesehatan tulang, kandungan polifenol pada cengkeh kering, seperti eugenol dan eugenol extractives diketahui dapat meningkatkan kepadatan tulang. Tak hanya itu, senyawa lainnya dalam cengkeh, yakni mangan, dapat membantu meningkatkan kepadatan mineral tulang dan metabolisme.

4. Meningkatkan kesehatan hati, eugenol, senyawa antioksidan dan antiinflamasi pada cengkeh, diketahui dapat meningkatkan kesehatan hati. Senyawa asam askorbat dan beta sitosterol dalam cengkeh dapat menghambat proliferasi sel hati. Bahkan, Eugenol-Rich Fraction (ERF) dalam cengkeh juga dapat menurunkan stres oksidatif dan melawan sirosis hati. 

5. Mengurangi risiko kanker, ekstrak cengkeh juga diketahui dapat mematikan sel kanker payudara. Ini berkat kandungan eugenol pada cengkeh yang memiliki sifat antikanker. Selain itu, cengkeh juga merupakan sumber antioksidan kuat yang mampu melawan peradangan dan mencegah kanker.

6. Menyehatkan pencernaan, cengkeh dapat membantu mengatasinya karena cengkeh mengandung beberapa serat yang diketahui dapat mencegah sembelit dan membantu meningkatkan kesehatan pencernaan. Bahkan, minyak cengkeh juga dapat meningkatkan ketebalan lendir lambung, sehingga mampu melindungi lapisan lambung dan mencegah terjadinya tukak lambung.

7. Meningkatkan kesehatan pernapasan, minyak cengkeh juga bisa digunakan untuk mengobati asma. Ini karena minyak cengkeh dapat menenangkan dan memberikan kelegaan pada saluran pernapasan sekaligus memiliki efek antiinflamasi. Minyak cengkeh juga diketahui bisa mencegah bakteri membentuk koloni di paru-paru.  Kita bisa mengoleskan dan memijat minyak cengkeh ke dada atau batang hidung. Kita juga bisa mencampurkan beberapa cengkeh ke dalam segelas air hangat dan menjadikannya sebagai teh.

8. Mengobati jerawat, cengkeh memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang dapat membantu mengobati jerawat. Minyak cengkeh mengandung eugenol yang memiliki kemampuan untuk membunuh bakteri penyebab jerawat serta mengurangi peradangan dan kemerahan, sehingga efektif mengobati jerawat, mencegah jerawat, dan meningkatkan kesehatan kulit.

Untuk mendapatkan manfaatnya, campurkan beberapa tetes minyak esensial cengkeh dengan minyak pembawa (carrier oil) dan gunakan sebagai spot treatment atau tambahkan ke dalam pelembap harian Anda, lalu oleskan ke seluruh wajah secara merata. Namun, hindari penggunaan minyak cengkeh jika Anda memiliki kulit sensitif.

9. Meningkatkan kesehatan rambut, minyak cengkeh juga dapat digunakan untuk meningkatkan sirkulasi darah, sehingga bisa mengatasi masalah rambut rontok dan meningkatkan pertumbuhan rambut. Senyawa eugenol yang ditemukan dalam minyak cengkeh dapat membantu meningkatkan pertumbuhan rambut saat dioleskan ke akar rambut. Selain itu, penggunaan minyak cengkeh secara teratur juga dapat memperbaiki, memperkuat, dan menambah kilau sehat batang rambut.

Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu mengoleskan minyak cengkeh pada rambut sebagai kondisioner setelah keramas, lalu pijat-pijat perlahan. Diamkan selama 10-15 menit, kemudian bilas hingga bersih. Ini akan meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala, mendorong pertumbuhan rambut yang lebih kuat, dan membuat rambut hitam berkilau.

10. Mengatasi ketombe, minyak cengkeh dapat membantu mengatasi masalah ketombe yang dialami karena minyak cengkeh mengandung sifat antijamur dan antimikroba yang dapat membantu mengatasi masalah ketombe dan mencegah munculnya sensasi gatal. Caranya, tambahkan beberapa tetes minyak esensial cengkeh ke sampo yang biasa Anda gunakan.

11. Mencegah tanda-tanda penuaan dini, minyak cengkeh juga merupakan salah satu antiaging ingredient yang kuat, yang biasa digunakan dalam produk kecantikan. Minyak cengkeh berperan dalam mengurangi kulit kendur sekaligus meminimalisir tampilan garis-garis halus dan kerutan.

Penggunaan minyak cengkeh bisa meningkatkan sirkulasi darah yang membuat kulit tampak lebih muda dan glowing. Caranya, campurkan beberapa tetes minyak cengkeh ke dalam pelembap pada kulit yang telah dibersihkan di malam hari, sebelum tidur, untuk hasil terbaik.

12. Memudarkan flek hitam dan noda bekas jerawat, manfaat minyak cengkeh lainnya yaitu dapat memudarkan flek hitam dan noda bekas jerawat. Ini karena cengkeh memiliki sifat mild exfoliating yang bisa mengangkat sel-sel kulit mati dan memastikan warna kulit merata.

Campurkan beberapa tetes minyak esensial cengkeh dengan minyak pembawa (carrier oil), lalu pijat wajah Anda dengan gerakan memutar. Ulangi setiap malam untuk mendapatkan hasil terbaik.

 

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url